Hanya di
Indonesia Kitman Dapat "Berkuasa"
Baru kemarin (6/2/2018) saya
posting mengenai intervensi dari manajemen klub kepada pelatih di lapangan,
hari ini (7/2/2018) saya menemukan artikel yang dimuat di media sosial yang
memuat tentang Kitman “palsu” atau
bisa disebut orang yang tidak berkepentingan nimbrung di bench pemain dan tertulis di daftar susunan pemain dan
official.
Dari postingan salah satu
pemerhati sepak bola Indonesia tersebut disebutkan pula permasalahan ini sering
terjadi di Piala Presiden (padahal dari GTL 1 2017 kemarin sudah ada) dan tidak
ada sanksi untuk hal tersebut dari pihak operator turnament. Disebutkan pula
bahwa Tigor Shalomboboy selaku COO PT LIB yang menjadi operator Liga 1 2018
akan menindak tegas orang – orang yang tidak berkepentingan ini apabila
melakukan kesalahan seperti pada Piala Presiden, yaitu orang – orang yang tidak
berkepentingan berada di bench pemain dengan mengambil jatah Kitman dalam susunan pemain dan
official.
Sanksi yang akan dikeluarkan
sepertinya akan membuat “mereka” yang bermain – main dengan PT LIB akan sedikit
berpikir, sanksi tersebut beruapa denda sebesar Rp 50.000.000,- (Lima Puluh
Juta Rupiah). Mungkin jumlahnya hampir sama seperti saat suporter melakukan
tindakan anarkis saat menyaksikan klub
kebanggaannya bertanding.
Namun apa mungkin sanksi
tersebut berjalan ? sudah bukan rahasia lagi kan kalau sepak bola Indonesia ini
unik mengarah “ngawur”, peraturan dirubah seenak mereka yang mengaku menjadi
tokoh – tokoh penting dibalik layar sepak bola Indonesia.
Kita tunggu saja bagaimana
kelanjutannya, liganya juga belum jalan juga (tidak bisa diprediksi kapan
mulainya).
Komentar
Posting Komentar