Jumat
(2/2/2018) saya membaca dari sebuah media sosial bahwa PSSI memberikan
pengecualian terkait pemain asing untuk klub Liga 1 yang akan berjuang di AFC Cup
2018. Dari yang saya baca nampaknya ini akan menjadi sebuah permasalahan baru
(masih belum tahu ya kedepannya gimana). Permasalahan tersebut adalah adanya
ketidakpuasan klub lain terhadap dua klub yang akan berjuang di kompetisi AFC
Cup 2018 yakni Persija Jakarta dan Bali United. Regulasi yang dimuat dalam
media sosial tersebut adalah diperbolehkannya Persija dan Bali United untuk
menggunakan pemain asing lebih dari 4 pemain. Sebagai mana diketahui bahwa PSSI
telah menentukan regulasi terkait pemain asing untuk Liga 1 adalah 3+1 dengan
menghapuskan marquee player.
Gambar (1) Launching Persija Jakarta 2018
Mungkin
untuk kemajuan prestasi klub Indonesia di kompetisi Asia regulasi tersebut bisa
dikatakan menguntungkan, dengan merekrut pemain asing yang memiliki kemampuan
di atas pemain lokal memungkinkan klub Indonesia bisa berbicara lebh banyak
dibandingkan engan beberapa klub Indonesia yang sebelumnya sudah berkiprah di
kompetisi yang sama, namun apakah pemain asing “tambahan” tersebut juga akan
bermain di Liga 1 2018? Belum ada keterangan lebih lanjut dari PSSI dan PT.LIB
sebagai operator Liga 1 2018.
Gambar (2) Launching Bali United 2018
Walaupun
ini baru wacana (sepertinya) namun hal ini mungkin akan ramai dibicarakan di
kalangan sporter dari 16 klub Liga 1 2018, yang menganggap PSSI tidak adil
terhadap klub kebanggannya. Semua ini kembali kepada PSSI dan PT. LIB apakah
akan memunculkan polemik lagi yang akan menjadi cacatan buruk untuk Liga 1 2018
atau malah akan menjadi terobosan baru yang memberikan dampak positif bagi
persepakbolaan Indonesia kedepannya? Mari kita tunggu.
Sumber gambar: www.google.com


Komentar
Posting Komentar