Asnawi Meminta Netizen Indonesia Tidak Membully Rekan Satu Tmnya


Asnawi Mangkualam seharusnya mencatatkan namanya untuk pertama kali dalam papan skor di K-League 2 saat Ansan Greeners dikalahkan oleh pemuncak klasemen sementara saat ini Sangju Sangmu.

Pada kejadian tersebut, Asnawi dipercaya untuk mengambil tembakan 12 pas. Pada kesempatan ini Asnawi berhasil menyarangkan bola ke gawang Sangju Sangmu, namun tiba - tiba dianulir oleh wasit. Ternyata salah seorang pemain Ansan, Anderson Cardoso alias Canhoto masuk ke dalam kotak 12 pas lebih cepat dari Asnawi menendang bola.

Sehingga, setelah Asnawi berselebrasi, wasit meniup peluit tanda dianulirnya goal dan meminta untuk tendangan penalti diulang lagi.

Petaka untuk Ansan Greeners dan Asnawi, kesempatan tidak datang dua kali. Tendangan kedua ini tidak berhasil membawa Ansan Greeners menyamakan kedudukan setelah tendangan Asnawi melambung ke atas gawang Sangju Sangmu.

Setelah tendangan penalti itu, wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan pada menit ke-108. Pertandingan ini sendiri diwarnai dengan kolapsnya kapten Ansan Greeners Yeon Jei-min di atas lapangan menit ke-82.

Dengan kejadian penalti ini, banyak netizen Indonesia yang menghujat dan membully Canhoto, mereka menganggap Canhoto menggagalkan goal debut dari pemain idola mereka Asnawi Mangkualam.

Namun, Asnawi sendiri yang langsung pasang badan untuk membela rekan satu timnya tersebut. Ia menganggap semua ini normal dalam sepak bola sehingga tidak perlu ada yang disalahkan.

Komentar